JAFEX 2026 menawarkan 41 aset DKI berpotensi Rp13,1 T
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 28 Agt 2026 01:49 WIB
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

Aset Daerah: Katalis Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi untuk Masa Depan yang Lebih Baik
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prioritas lainnya, menurut Khoirudin, adalah penguatan peran UMKM melalui akses usaha dan ruang komersial yang dikelola secara adil.
Selain itu, kualitas ruang publik dan layanan harus meningkat ketika aset daerah dimanfaatkan oleh mitra swasta.
Untuk menjamin hal tersebut, legislator itu mendorong adanya klausul hukum kuat dalam setiap perjanjian kerja sama.
Tujuannya agar aset strategis tetap di bawah pengawasan pemerintah dan pengelolaannya mengutamakan kepentingan publik.
“Investor mendapat kepastian, pemerintah mendapat manfaat, masyarakat ikut merasakan hasilnya. Prinsipnya win-win.” ujar Khoirudin, Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta.
Khoirudin menambahkan bahwa optimalisasi aset menjadi lebih penting seiring upaya transformasi Jakarta menjadi kota global.
Ketergantungan pada APBD saja dinilai tidak cukup untuk menjawab kebutuhan pembiayaan pembangunan dan penggerak ekonomi baru.
Dengan jumlah aset yang besar, pemerintah daerah diharapkan mengadopsi model pengelolaan yang profesional dan kreatif.
Menurut penilaian awal, pemanfaatan aset melalui langkah-langkah terstruktur berpotensi memperkuat basis ekonomi kota.
Langkah ini juga dipandang bisa memperluas kesempatan usaha bagi pelaku lokal dan mendorong pertumbuhan UMKM.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




