HASANAH.ID, NASIONAL – Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX, dikabarkan akan mundur dari pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump usai menyelesaikan tugasnya dalam memangkas anggaran negara dan mengecilkan skala birokrasi federal. Kabar ini dilaporkan oleh Politico dan ABC News yang mengutip pernyataan dari beberapa pejabat Gedung Putih.
Trump sebelumnya menunjuk Musk untuk memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah atau DOGE, dengan mandat khusus selama 130 hari yang diperkirakan akan berakhir pada akhir Mei 2025. Selama periode tersebut, Musk diberi tugas untuk menata ulang struktur pemerintahan dan melakukan efisiensi besar-besaran.
“Elon Musk dan Presiden Trump telah secara terbuka menyatakan bahwa Elon akan meninggalkan layanan publik sebagai pegawai pemerintah khusus ketika pekerjaannya yang luar biasa di DOGE selesai,” ujar Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, dalam pernyataan resmi yang dikutip pada Jumat (4/4/2025).