Breaking News
Trending Tags
Beranda » HUKUM & KRIMINAL » Fino Nekat Tanam Ganja Karena Kecanduan

Fino Nekat Tanam Ganja Karena Kecanduan

  • account_circle hasanah 006
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
  • visibility 102
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya-Hasanah.id – Seorang penjual Hewan Fino alias D nekat menanam ganja dengan metode hidroponik di kediamannya di Keluarahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Hal ini dilakukan Fino karena dirinya sudah kecanduan menghisap ganja sejak tiga tahun terakhir.

Penjual binatang peliharaan itu mengaku lemas jika sehari tak menghisap ganja. “Saya seperti sudah ketergantungan mengkonsumsi ganja. Jika sehari tidak menghisap ganja, tubuh lemas seperti kurang sehat,” kata Fino di Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Kecamatan Lakarsantri Surabaya, Rabu (4/3/2020).

Hal itu membuat Fino nekat menanam tanaman ganja di rumahnya. Metode hidroponik yang tak menggunakan tanah dipilih sebagai media tanam. Fino awalnya tak tahu cara bercocok tanam hidroponik. Ia pun belajar dari internet.

Mengenai bibit, diakui Fino dengan cara mengambil biji yang terdapat di dalam paket daun ganja yang biasa dibelinya untuk ditanam secara hidroponik. Hingga saat ini, Fino memiliki 27 pot tanaman ganja dengan berbagai ketinggian.

Tanaman itu diletakkan di belakang rumah agar mendapatkan udara dan matahari yang cukup. Fino membudi daya tanaman ganja sejak Desember 2019. Fino telah dua kali memetik tanamannya itu. Kepada polisi, Fino mengaku tak pernah menjual ganja miliknya kepada orang lain. “Ini untuk konsumsi saya sendiri pak,” jelas Fino.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim, Kombes Cornelis M Simanjuntak mengatakan, bibit yang ditanam itu berasal dari biji dari paket ganja yang dibeli Fino dari kawannya. Paket ganja itu dibeli dari kawannya yang mendekam di salah satu lembaga pemasyarakatan di Jawa Timur.

  • Penulis: hasanah 006
expand_less