Mengenai penataan titik kumuh, Rina menyebutkan pihaknya bersama jajaran kewilayahan telah berupaya menata PKL di sekitaran Pasar Kiaracondong.
“Ada 500 PKL yang sudah terdata, dan akan kami masukkan untuk rencana program poin ketiga kami (Kiaracondong Wisata, red),” ujar Rina.
Program berikutnya, Kiaracondong Wisata, merupakan gagasan yang dicanangkan Rina. Ia menyebutkan, kesinambungan dari penataan PKL ini adalah terdistribusinya PKL di sekitaran Pasar Kiaracondong untuk nantinya memeriahkan pusat-pusat wisata tematik.
“Sekecil apa pun wilayahnya, kami akan buatkan tematik untuk nantinya bisa dikunjungi warga, baik warga setempat maupun pengunjung dari luar,” bebernya.
Tematik tersebut antara lain berupa ruang terbuka dan youth space untuk sarana berkumpul masyarakat.
Selain itu, upaya pemberdayaan masyarakat juga guna mewujudkan program Kiaracondong Sejahtera. Rina mencontohkan, kawasan Jayanti yang potensial disulap menjadi kampung wisata keramik dapat menjadi percontohan aplikasi Kiaracondong Sejahtera.