Jepang Siaga Tsunami Setelah Gempa Dahsyat Guncang Kamchatka
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Rabu, 30 Jul 2025 18:29 WIB
- visibility 199
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Gempa terjadi pada pukul 08.25 pagi waktu Jepang, dengan estimasi awal magnitudo 8,0. Namun, pada pukul 09.40, JMA mengoreksi kekuatan gempa menjadi 8,7 dan meningkatkan status dari imbauan tsunami menjadi peringatan tsunami. Koreksi signifikan terhadap kekuatan gempa tergolong langka, menurut JMA.
Menurut US Geological Survey (USGS), gempa ini tercatat sebagai salah satu dari 10 gempa bumi terkuat yang pernah direkam. Dalam sejarah terbaru, hanya beberapa gempa yang memiliki magnitudo setara atau lebih besar, seperti gempa Tohoku 2011 (M9,1), tsunami Samudra Hindia 2004 (M9,1), dan gempa Chili 2010 (M8,8).
Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba menyerukan evakuasi segera bagi masyarakat di wilayah pesisir dan memerintahkan koordinasi lintas lembaga untuk memastikan distribusi informasi yang akurat.
Ia juga menginstruksikan pemindahan pengungsi dari tempat evakuasi sementara ke fasilitas yang lebih layak, mengingat suhu ekstrem yang mencapai 41,2 derajat Celsius, rekor tertinggi di Jepang.
“Kami harus memprioritaskan keselamatan warga, termasuk mencegah risiko heatstroke di tengah proses evakuasi,” kata Ishiba dalam konferensi pers Rabu malam.
- Penulis: Bobby Suryo




