Breaking News
Trending Tags

Putin dan Xi Jinping Terekam Bahas Transplantasi Organ dan Usia Manusia Bisa Capai 150 Tahun

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025 19:40 WIB
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Sebuah percakapan tak terduga antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping mendadak viral setelah terekam lewat mikrofon yang bocor. Keduanya terdengar membicarakan kemajuan bioteknologi, transplantasi organ, hingga kemungkinan manusia bisa hidup jauh lebih lama, bahkan sampai 150 tahun.

Momen itu terjadi saat keduanya berjalan menuju podium untuk menyaksikan parade militer besar-besaran di Lapangan Tiananmen, Beijing, Rabu (3/9). Acara tersebut digelar untuk memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II dan disiarkan langsung oleh CCTV. Rekaman itu juga tersebar luas ke berbagai media internasional, termasuk AP dan Reuters.

Administrasi Radio dan Televisi China melaporkan, tayangan CCTV tersebut ditonton hingga hampir 2 miliar kali secara daring serta ratusan juta kali melalui televisi.

Dalam rekaman, terdengar penerjemah Putin berkata dalam bahasa Mandarin: “Bioteknologi terus mengalami kemajuan. Organ manusia kini bisa diganti secara berkelanjutan. Semakin lama seseorang hidup, ia bisa terlihat makin muda—bahkan seolah mendekati keabadian.”

Xi lalu menimpali: “Ada yang memperkirakan, di abad ini manusia mungkin dapat hidup hingga 150 tahun.”

Momen itu juga memperlihatkan Kim Jong Un yang berjalan di dekat mereka. Pemimpin Korea Utara tersebut tampak tersenyum, meski tidak jelas apakah ia memahami percakapan tersebut. Suara asli Putin dalam bahasa Rusia tidak terekam dengan jelas di siaran CCTV.

Usai parade, Putin mengonfirmasi bahwa dirinya dan Xi memang sempat mendiskusikan topik tersebut. Kepada wartawan, ia menyebut perkembangan medis modern, termasuk penggantian organ, memberi harapan besar bagi umur panjang manusia.

Sementara itu, baik Kementerian Luar Negeri China maupun CCTV belum memberikan keterangan resmi mengenai bocornya percakapan itu.

Dalam pidatonya pada parade tersebut, Xi menegaskan kekuatan militer China serta menyinggung pentingnya pilihan dunia antara perdamaian atau konflik. Ia juga menyebut bahwa China adalah kekuatan yang “tak terkalahkan” di tengah persaingan global.

Parade akbar itu dihadiri sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, hingga Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less