Breaking News
Trending Tags

Reza Pahlavi: Kematian Ali Khamenei Jadi Akhir Republik Islam Iran

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026 14:30 WIB
  • visibility 333
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

IRAN, Hasanah.id – Pemerintah Iran secara resmi mengonfirmasi wafatnya Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei pada Minggu (1/3/2026). Kabar ini segera mengguncang stabilitas politik dalam negeri Iran serta memicu gelombang reaksi luas di kawasan Timur Tengah dan dunia internasional.

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa Khamenei meninggal dunia di kantornya di Teheran akibat serangan udara terkoordinasi yang diduga melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Insiden tersebut disebut terjadi pada Sabtu pagi waktu setempat dan langsung menempatkan Iran dalam kondisi siaga nasional.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari Washington maupun Tel Aviv terkait dugaan keterlibatan mereka. Detail teknis mengenai waktu, metode serangan, serta sasaran strategis yang diserang juga masih dirahasiakan oleh otoritas Iran dengan alasan keamanan nasional.

Kematian Khamenei menjadi pukulan besar bagi Republik Islam Iran. Selama puluhan tahun, ia dikenal sebagai figur sentral yang mengendalikan arah kebijakan politik, militer, dan ideologi negara. Kepemimpinannya membentuk wajah Iran modern yang dikenal konfrontatif terhadap Barat dan tegas dalam mempertahankan pengaruh regional.

Tak lama setelah kabar duka tersebut beredar, berbagai reaksi keras bermunculan, termasuk dari putra mahkota Iran di pengasingan, Reza Pahlavi. Dalam pernyataan resminya yang diunggah melalui media sosial, Pahlavi menegaskan bahwa wafatnya Khamenei menandai berakhirnya era Republik Islam Iran.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less