Breaking News
Trending Tags

Negara Teluk Minta Jaminan Keamanan AS Risiko Pasokan Minyak

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026 13:17 WIB
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Negara-negara Teluk menuntut kepastian dari Washington atas komitmen keamanan AS menyusul meningkatnya ketegangan regional yang melibatkan Iran.

Permintaan itu disampaikan di tengah kekhawatiran bahwa eskalasi bisa mengganggu stabilitas kawasan dan jalur energi internasional.

Menurut Paul Musgrave dari Georgetown University di Qatar, para pemimpin Teluk memerlukan pernyataan tegas mengenai komitmen keamanan AS agar tidak bergantung hanya pada retorika politik.

Musgrave menyoroti bahwa figur-figur publik seperti Senator Marco Rubio kerap menjadi sorotan, namun posisi senator berbeda dengan pejabat eksekutif yang mampu menjamin kebijakan keamanan resmi.

Fokus utama Cina kawasan tetap pada Selat Hormuz, jalur vital bagi ekspor minyak dan gas, sehingga gangguan di sana dianggap ancaman langsung bagi ekonomi Bahrain, Kuwait, dan Qatar.

Persepsi risiko semakin kuat setelah perubahan dinamika sejak Februari, mendorong negara-negara Teluk meminta sinyal politis dan teknis yang lebih jelas tentang komitmen keamanan AS.

Salah satu sumber kecemasan adalah program rudal balistik Iran, yang menurut analis kemungkinan tidak sepenuhnya tercakup dalam setiap perundingan nuklir.

Kekhawatiran atas celah kebijakan tersebut membuat pemerintah Teluk meninjau ulang strategi pertahanan, memperkuat hubungan bilateral, dan meningkatkan koordinasi multilateral.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less