Tedros: Republik Demokratik Kongo hadapi 1.118 kasus Ebola.
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 26 Jun 2026 17:01 WIB
- visibility 104
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wabah Ebola Di Kongo Memanas, Mengancam Stabilitas Dan Perdagangan Regional!
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Otoritas kesehatan Republik Demokratik Kongo melaporkan peningkatan kasus Ebola dengan 1.118 kasus terkonfirmasi sejak gelombang wabah terakhir teridentifikasi.
Jumlah korban meninggal tercatat 291 orang, sementara upaya penanganan terus difokuskan pada perawatan dan deteksi dini terhadap potensi penularan Ebola.
Data resmi menunjukkan 122 pasien telah sembuh dan saat ini 408 orang masih dirawat di fasilitas medis.
Selain kasus terkonfirmasi, kementerian kesehatan mencatat 138 kasus suspek yang masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
Tingkat kematian kasus atau case fatality rate diperkirakan mencapai sekitar 26 persen dari seluruh kasus terkonfirmasi.
Provinsi Ituri di bagian timur negara itu diidentifikasi sebagai pusat penyebaran utama dan menjadi fokus operasi respons darurat kesehatan.
Di beberapa area lain, seperti Provinsi Kivu Selatan, situasi dilaporkan menunjukkan perbaikan dengan sedikit atau tanpa penularan baru yang terdeteksi belakangan ini.
Tim tanggap terus memperluas pemantauan ke wilayah-wilayah berisiko untuk memastikan kasus suspek segera terdeteksi dan diisolasi.
Pelacakan kontak menjadi prioritas utama dalam upaya memutus rantai penularan di komunitas terdampak.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




