Breaking News
Trending Tags

Gelombang panas Eropa menewaskan ratusan warga

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026 09:15 WIB
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Gelombang panas yang sangat ekstrem melanda bagian besar Eropa Barat dan Selatan, menyebabkan sejumlah besar korban dan memaksa otoritas memberlakukan tindakan darurat.

Pemerintah Spanyol mengaitkan lebih dari 200 kematian dengan gelombang panas setelah mencatat lonjakan angka kematian menurut sistem pemantauan nasional.

Jerman melaporkan lebih dari 20 kematian, banyak terjadi ketika warga mencari pendinginan di sungai, danau, dan kolam renang, sementara Prancis dan Italia juga melaporkan korban jiwa termasuk anak-anak dan pasien yang mengalami serangan panas atau dehidrasi akibat gelombang panas.

Beberapa wilayah mencatat rekor suhu baru dengan laporannya antara lain suhu melebihi 40 derajat Celsius di wilayah Spanyol.

Paris melaporkan hari terpanas pada bulan Juni dengan suhu mencapai 40,9 derajat Celsius.

Inggris mencatat suhu tertinggi sepanjang masa sekitar 36,4 derajat Celsius, dan Swiss juga melaporkan rekor baru untuk periode bulan Juni.

Peringatan merah diumumkan di sejumlah kawasan sehingga sekolah ditutup dan layanan kereta api dibatalkan untuk mengurangi risiko pada warga.

Layanan kesehatan darurat kewalahan di beberapa daerah karena melonjaknya pasien dengan kondisi terkait panas.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less