Puluhan tenaga kesehatan ETC Ituri mogok menuntut gaji
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 14 Jul 2026 23:35 WIB
- visibility 56
- comment 0 komentar
- print Cetak

Puluhan Tenaga Kesehatan Mogok Di Pusat Pengobatan Ebola Kongo, Respons Darurat Memanas!
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Puluhan staf di Pusat Pengobatan Ebola (ETC) provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo, menggelar pemogokan tenaga kesehatan pada Senin, 13/7/2026, menuntut pembayaran upah yang tertunda sejak wabah terdeteksi pada Mei lalu.
Rekaman yang beredar memperlihatkan sejumlah petugas berkumpul di luar kompleks Rumah Sakit Umum Rwampara di sekitar api unggun, sementara pagar menghalangi akses ke fasilitas perawatan.
Akibat pemogokan tenaga kesehatan, banyak layanan di ETC terhenti dan sebagian besar staf garis depan menolak masuk kerja sampai tuntutan gaji dipenuhi.
Pasien di dalam pusat perawatan dilaporkan hanya menerima perawatan terbatas atau tidak sama sekali selama aksi berlangsung.
Keluarga pasien terpaksa memanjat pagar untuk melihat sanak saudara yang dirawat karena pintu akses diblokir oleh ketiadaan staf.
Satu pekerja kebersihan yang masih berada di lokasi menyampaikan bahwa mereka telah bekerja berhari-hari tanpa bayaran dan menghadapi risiko paparan serta tekanan emosional yang berat.
Seorang pengunjung mengaku kecewa setelah mengeluarkan biaya transportasi untuk menjenguk anak dan cucunya namun gagal bertemu karena fasilitas sepi staf.
Pihak berwenang lokal menyatakan sedang melakukan verifikasi identitas tenaga garda terdepan sebelum mencairkan dana gaji, sebuah proses yang menurut mereka diperlukan untuk memastikan pembayaran tepat sasaran.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




