Breaking News
Trending Tags

Macron Beri Lisensi Produksi Rudal dan Bom untuk Ukraina

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026 02:03 WIB
  • visibility 80
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan pemberian lisensi produksi senjata untuk Ukraina yang membuka kemungkinan pembuatan rudal dan bom di wilayah Prancis guna mempercepat dukungan militer kepada Kyiv.

Pengumuman itu disampaikan pada KTT “Coalition of the Willing” atau “Koalisi Sukarelawan” di Paris pada Rabu (15/7/2026).

Kesepakatan lisensi produksi senjata untuk Ukraina meliputi hak produksi berdasarkan izin resmi pabrikan untuk beberapa sistem senjata utama.

Dalam rincian teknis, lisensi mencakup produksi rudal pencegat Aster 30, bom luncur AASM, dan rudal jelajah SCALP-EG.

Macron mengatakan langkah ini akan mempercepat kemampuan Ukraina melalui kerja sama industri dengan perusahaan Prancis dan mitra Ukraina.

Paket dukungan juga mencakup pengiriman sistem pertahanan udara SAMP/T gabungan Prancis–Italia serta tambahan interceptor Aster dalam beberapa minggu mendatang.

Pemerintah Prancis memperkirakan kedatangan 16 jet tempur Rafale untuk mendukung kemampuan udara Ukraina pada periode 2028–2029.

Koalisi Sukarelawan yang dipimpin oleh Prancis dan Inggris mendorong jaminan keamanan bagi Kyiv, termasuk opsi pengerahan pasukan apabila gencatan senjata tercapai.

Kelompok negara tersebut juga meluncurkan Koalisi Rudal Anti-Balistik yang melibatkan sembilan negara peserta.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less