Zohran Mamdani Dikritik soal Komentarnya tentang Pemerkosaan
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 17 Jul 2026 04:20 WIB
- visibility 90
- comment 0 komentar
- print Cetak

Zohran Mamdani Dikecam, Kontroversi Memanas Mengancam Investor Dan Stabilitas Kota!
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Zohran Mamdani menuai kecaman setelah pernyataannya yang menautkan kenaikan pengaduan pemerkosaan dengan perluasan definisi hukum memicu pro dan kontra luas.
Pernyataan tersebut disiarkan dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan pada 13 Juli 2026 dan segera menjadi sorotan publik.
Zohran Mamdani menyatakan sebagian kenaikan pengaduan berasal dari perubahan definisi serta korban yang berani melapor tentang peristiwa bertahun-tahun lalu, tetapi ia tidak memaparkan data atau konteks yang mendetail.
Publik dan sejumlah pejabat lokal bereaksi cepat terhadap pernyataan itu dengan kritik keras.
Anggota Dewan Kota New York Susan Zhuang menegaskan bahwa perluasan definisi hukum merupakan kemajuan penting dan tidak layak dijadikan alasan untuk mereduksi tanggung jawab penegakan hukum.
Perubahan hukum terkait definisi pemerkosaan di New York pada 2024 memang memperluas kategori tindakan yang dapat diklasifikasikan sebagai pemerkosaan.
Para pakar hukum dan organisasi pendukung korban menekankan bahwa tujuan perubahan itu adalah memperkuat perlindungan bagi penyintas dan mempermudah penegakan hukum.
Data kepolisian setempat menunjukkan adanya kenaikan pengaduan pemerkosaan sebesar 6,6 persen sepanjang periode Januari hingga Juli 2026.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




