Marcos Jr. perintahkan siaga usai Habagat tewaskan 8
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 11 Agt 2026 12:00 WIB
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

Badai Muson Tewaskan 8, 1 Hilang, Anjlok Perdagangan Asia dan Pasokan Energi!
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sampai pelaporan terakhir, 119 pusat evakuasi masih aktif menampung sekitar 2.500 keluarga atau kira-kira 8.300 orang.
Kerusakan fisik awal terdata meliputi 170 unit rumah, dengan 13 rumah rusak berat dan 157 rumah rusak sedang hingga ringan.
Kerugian material awal dilaporkan mencapai sekitar 105,5 juta Peso untuk infrastruktur dan sekitar 3,5 juta Peso untuk sektor pertanian.
Banjir dan tanah longsor tercatat di sejumlah wilayah termasuk Wilayah I (Ilocos), Wilayah III (Luzon Tengah), Mimaropa, Cordillera Administrative Region (CAR), dan Calabarzon.
Beberapa titik longsor mengganggu jaringan jalan dan akses logistik, sehingga distribusi bantuan dan evakuasi menjadi lebih sulit di lokasi rawan.
Selain wilayah yang paling parah terdampak, NDRRMC juga mencatat dampak di Wilayah II (Cagayan), Bicol, Wilayah VI (Visayas Barat), dan Wilayah IX (Semenanjung Zamboanga).
Pemerintah pusat dan pemerintah daerah telah mendistribusikan bantuan darurat senilai total sekitar 13,93 juta Peso untuk keluarga terdampak.
Bantuan awal mencakup pasokan logistik, tenda, dukungan medis, serta kebutuhan dasar bagi warga yang mengungsi.
Presiden Ferdinand R. Marcos Jr. menginstruksikan peningkatan kewaspadaan, koordinasi lintas lembaga, dan penguatan sistem peringatan dini.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



