Sidang Pembunuhan Tupac Dimulai, Duane Davis Didakwa
- account_circle khasanah
- calendar_month Rabu, 19 Agt 2026 16:24 WIB
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Salah satu bahan bukti yang menjadi fokus adalah memoar Davis berjudul “Compton Street Legend” yang diterbitkan pada 2019, di mana ia menulis bahwa ia menyediakan senjata yang digunakan dalam peristiwa penembakan.
Jaksa memandang pengakuan dalam memoar sebagai penguat konstruksi perkara bahwa Davis terlibat dalam perencanaan, sementara pembela menolak nilai pembuktian tulisan tersebut.
Hari pertama menghadirkan beberapa saksi kunci, termasuk petugas polisi Las Vegas Garry Dale dan seorang wanita yang berada di kendaraan dekat lokasi kejadian.
Mantan detektif pembunuhan Brent Becker dan mantan petugas LAPD Fred Miller juga memberi kesaksian mengenai penyelidikan dan kronologi malam penembakan.
Garry Dale menyampaikan bahwa saat tiba, Tupac Shakur menolak menunjuk pelaku dan mengucapkan, “Tidak, kami akan mengurusnya.”
Kesaksian itu dilengkapi pemutaran rekaman wawancara panjang bersama Davis yang diperdengarkan kepada juri pada akhir hari pertama persidangan.
Secara historis, penembakan terjadi pada 7 September 1996 saat Tupac menjadi penumpang dalam mobil yang dikemudikan Marion “Suge” Knight; Tupac meninggal enam hari kemudian akibat luka tembak.
Kasus ini kerap dipandang sebagai bagian konflik antara Pantai Barat dan Pantai Timur dalam dunia hip-hop pada 1990-an, dengan sejumlah afiliasi label dan hubungan dengan kelompok geng menambah kompleksitas penyelidikan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




