Masoud Pezeshkian: Tekanan AS Takkan Berhasil pada Iran
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 27 Agt 2026 14:50 WIB
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Iran Tegaskan Tekanan AS Tidak Berpengaruh, Pasar Minyak Memanas
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ia meminta percepatan pelaksanaan reformasi struktural dan pengelolaan cadangan devisa dengan sinergi antar kementerian untuk menjaga stabilitas jangka menengah.
Pernyataan tegas pejabat Iran ini muncul setelah ancaman Presiden AS Donald Trump awal bulan ini yang mengumumkan pembatasan ekonomi berskala besar terhadap negara yang memberikan bantuan kepada Teheran.
Ketegangan meningkat sejak konflik militer terbuka pada 28 Februari lalu ketika serangan gabungan Israel dan AS dilaporkan menargetkan sejumlah lokasi di Iran, dan kemudian memicu balasan rudal dan serangan drone yang mengenai beberapa pangkalan militer AS di kawasan.
Meskipun sempat tercapai nota kesepahaman penghentian perang pada 18 Juni sebagai pijakan perundingan, masa depan kesepakatan itu kini penuh ketidakpastian karena batas waktu negosiasi 60 hari yang berakhir pada 17 Agustus lalu berakhir tanpa kejelasan.
Para analis memperingatkan bahwa konflik yang berlarut dapat memperpanjang ketidakpastian ekonomi dan meningkatkan risiko bagi arus perdagangan, pasokan energi, serta stabilitas sistem keuangan regional.
Pezeshkian menegaskan respons pemerintah akan bersifat terukur dan difokuskan pada mitigasi dampak domestik, sambil mengintensifkan diplomasi lintas-benua dan penguatan kerja sama ekonomi regional.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




