Dewan Pariwisata Nepal catat 644 orang hilang pasca banjir
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 28 Agt 2026 03:04 WIB
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

Banjir Bandang Nepal: 900 Warga Asing Hilang dan Ketegangan Regional yang Memanas!
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Peristiwa banjir bandang yang melanda perbatasan Nepal dan Tibet telah menyebabkan ratusan wisatawan dinyatakan hilang dan puluhan tewas, demikian laporan awal dari otoritas setempat.
Insiden banjir bandang itu terjadi di kawasan pegunungan Himalaya dan memicu krisis kemanusiaan di lembah-lembah yang dilintasi rute lintas perbatasan Rasuwa-Rasuwagadhi.
Menurut data gabungan yang beredar, sekitar 900 wisatawan asing belum ditemukan pascabanjir bandang, sementara jumlah korban tewas diperkirakan mencapai sekitar 180 orang.
Dewan Pariwisata Nepal mencatat 644 wisatawan—baik asing maupun lokal—dinyatakan hilang pada sisi perbatasan Nepal.
Statistik pemerintah Nepal terakhir menunjukkan angka 177 orang tewas dan 826 orang masih belum ditemukan di wilayah yang terdampak.
Rincian kewarganegaraan yang hilang mencantumkan 178 warga India dan 65 warga Amerika Serikat dalam daftar awal yang dirilis.
Selain itu tercatat 53 warga Ukraina, 51 warga Malaysia, 35 warga Australia, 33 warga Inggris, dan 25 warga Kanada masih termasuk dalam daftar orang hilang.
Negara-negara lain juga teridentifikasi: sembilan warga Singapura, delapan warga Jerman, serta sejumlah warga dari Prancis, Hungaria, Swiss, Italia, Irlandia, Israel, Jepang, Kazakhstan, Portugal, Rusia, dan negara lain yang sedang didata.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




