Breaking News
Trending Tags

Iran Sebut Donald Trump Skizofrenia dan Memanas Hubungan AS

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026 14:41 WIB
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tokoh keamanan Iran, termasuk mantan komandan IRGC Mohsen Rezaei, secara konsisten menolak klaim semacam itu dan bahkan menyindirnya sebagai tidak realistis dibandingkan jarak sekitar 7.000 mil yang memisahkan Tehran dan Washington.

Lalu lintas maritim di Selat Hormuz dilaporkan turun drastis sejak awal konflik pada akhir Februari; laju pengiriman yang semula sekitar 130 kapal per hari kini tinggal belasan kapal per hari.

Sumber-sumber menyebut bahwa rencana serangan besar oleh Washington dikabarkan ditunda setelah muncul laporan soal keterbatasan rudal jarak jauh dan sistem pencegat, meski Presiden AS membantah klaim tersebut melalui saluran resmi.

Fokus kebijakan Washington nampak bergeser ke tekanan ekonomi yang bertujuan mengisolasi Iran secara finansial, sementara retorika militer tetap memicu keprihatinan regional.

Diplomat senior Iran Abbas Araghchi menilai ancaman militer semacam itu sebagai retorika lama dan “omong kosong yang sudah sering terlihat”, menggambarkan skenario ini sebagai pengulangan ancaman dari aktor berbeda.

Teheran menegaskan kendali atas perairan Teluk Persia dan memperingatkan bahwa setiap upaya untuk mengubah status quo melalui klaim sepihak atau tekanan militer akan mendapat respons tegas dari Iran.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less