Israel menahan 370 anak Palestina, kata lembaga HAM
- account_circle khasanah
- calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026 17:45 WIB
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

Israel Penjarakan 370 Anak Palestina: Meningkatnya Ketegangan Regional dan Hambatan Bantuan Kemanusiaan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Organisasi Palestinian Center for Prisoners’ Advocacy melaporkan lonjakan kasus penahanan anak Palestina di fasilitas penjara Israel, dengan sekitar 370 anak tercatat berada di penjara-penjara seperti Megiddo dan Ofer.
Angka itu merupakan bagian dari lebih dari 9.400 tahanan Palestina yang tercatat ditahan oleh otoritas Israel hingga awal Agustus.
Laporan lembaga tersebut juga menegaskan bahwa penahanan anak Palestina kini menunjukkan pola berulang di seluruh Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur.
Pusat pencatatan mencatat bahwa dalam enam bulan pertama tahun ini saja ada 276 anak yang ditangkap oleh pasukan Israel.
Organisasi menyatakan bahwa penahanan anak sering terjadi dalam operasi keamanan yang lebih luas, bukan hanya terkait tuduhan kriminal berat.
Dampak psikologis terhadap anak dan keluarga menjadi sorotan utama para pakar perlindungan anak.
Salah satu praktik yang dipertanyakan adalah penggunaan penahanan administratif, yaitu penahanan tanpa dakwaan atau persidangan dengan kemungkinan perpanjangan masa tahanan.
Metode itu dinilai mengurangi transparansi proses peradilan dan menghadirkan risiko pelanggaran hak-hak dasar, termasuk bagi anak-anak.
Kelompok pengawas juga mengangkat kekhawatiran mengenai keterbatasan akses keluarga dan penasihat hukum untuk bertemu para tahanan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




