Viral Pungli Jembatan Cirahong, Dedi Mulyadi Siap Tindak Tegas Pelaku hingga Ancam Sanksi Pidana
- account_circle anshori
- calendar_month Minggu, 5 Apr 2026 16:15 WIB
- visibility 305
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan akan segera mengambil langkah tegas terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang terjadi di Jembatan Cirahong
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan akan segera mengambil langkah tegas terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang terjadi di Jembatan Cirahong. Kasus ini mencuat setelah sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pengendara sepeda motor dimintai sejumlah uang saat melintasi jembatan tersebut.
Dalam video yang beredar luas di dunia maya, terlihat sejumlah pengguna jalan harus membayar ketika melintas di jembatan yang menghubungkan wilayah perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis. Jembatan ini berdiri di atas aliran Sungai Citanduy dan dikenal sebagai salah satu infrastruktur legendaris di wilayah tersebut.
Menanggapi kejadian tersebut, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa Jembatan Cirahong merupakan aset milik PT Kereta Api Indonesia. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah berkontribusi dalam melakukan perbaikan, khususnya pada bagian lantai jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan.
Ia menjelaskan bahwa proses perbaikan tersebut menelan anggaran lebih dari Rp1 miliar yang bersumber dari dana pemerintah provinsi. Perbaikan ini dilakukan agar jembatan dapat kembali digunakan secara aman dan nyaman oleh masyarakat.
Menurut Dedi, saat ini kondisi lantai Jembatan Cirahong sudah jauh lebih baik dan layak dilalui kendaraan. Oleh karena itu, tidak ada alasan apa pun bagi pihak tertentu untuk menarik pungutan dari masyarakat yang melintas.
- Penulis: anshori




