Jelang Kampanye Paslon Nomor Urut Dua Ngatiyana – Adhitia Yudisthira Ingatkan Pendukungnya Mengalah untuk Menang
- account_circle Unggung Rispurwo
- calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
- visibility 34
- comment 0 komentar
- print Cetak

Paslon nomor urut dua Ngatiyana - Adhitia Yudisthira saat menyampaikan Pidato Kampanye pertamanya di Alun-alun Kota Cimahi, 25 September 2024.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – CIMAHI. Masuki tahapan Kampanye di Pilkada Kota Cimahi, Tiga pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi sepakat menyatakan diri untuk melaksanakan Kampanye damai.
Masing-masing Paslon telah membubuhkan tandatangan dan nota kesepakatan dalam acara Kick off pelaksanaan Kampanye damai di Alun-alun Kota Cimahi, 25 September 2024.
Begitu pun pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi nomor urut dua Ngatiyana – Adhitia Yudhistira yang mengajak pendukungnya untuk tunduk pada aturan KPU, Bawaslu maupun penegak hukum yang ada.
Dalam sambutannya, Ngatiyana menyebutkan jika landasan itulah yang digunakan agar semua konstituen untuk mentaati aturan dan jangan dilanggar.
“Kepala boleh panas tapi hati harus tetap dingin. Jaga kondusifitas keamanan, ketertiban dan ketentraman masyarakat Kota Cimahi,” tegas Mantan Walikota Cimahi ini.
Tampil dengan fashion khasnya berjaket Biru tua bersama Adhitia Yudisthira, Ngatiyana mengajak para pendukungnya untuk selalu tenang dan sabar dalam bersosialisasi atau berkampanye.
“Prinsipnya, Kita tetap harus berpegang prinsip mengalah untuk menang, hindari kekerasan atau menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Ngatiyana.
Ngatiyana menegaskan, sebagai bangsa yang cerdas masyarakat yang santun dan menjunjung tinggi persatuan tidak boleh membedakan suku bangsa, ras maupun agama.
“Mari Kita bangun bersama Kota Cimahi tercinta ini, jangan membeda-bedakan suku, ras atau agama, baik asli warga Kota Cimahi maupun pendatang karena masyarakat Kota Cimahi adalah adalah terdiri dari dari Sabang sampai Merauke ada di Kota Cimahi, sama-sama ingin membangun Kota Cimahi, sehingga persatuan dan kesatuan harus tetap Kita jaga,” ujar Ngatiyana.
Usai penandatanganan nota kesepahaman, ketiga pasangan mengikuti konvoi berkeliling menyapa masyarakat Kota Cimahi. (uwo-)***
- Penulis: Unggung Rispurwo
