Kelompok KNPB Diburu, Penyerang Posramil Kisor Maybrat

Kelompok KNPB Pelaku Penyerangan Posramil Kisor Maybrat

KNPB, Kelompok Penyerang Posramil Kisor
Pangdam bersama rombongan tinjau TKP Posramil Kisor(Maichel KOMPAS.com)

Hasanah.id – Kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB) disinyalir sebagai pelaku penyerangan posramil Kisor Maybrat. Aparat TNI-Polri menyebut sudah mengantongi identitas 20 orang anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang diduga menjadi dalang penyerangan tersebut.

Aparat Kepolisian mengungkapkan kronologis penyerangan yang dilakukan oleh gerilyawan KNPB di Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat hingga mengakibatkan 4 prajurit TNI meninggal dunia.

Dari pemeriksaan awal, kata Choiruddin, terduga pelaku berinisial M itu mengakui sempat mengikuti rapat di Markas Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Kisor.

“MY (20), anggota KNPB, diperintahkan oleh pimpinannya untuk melakukan pemantauan di tempat tersebut,” ucap Kapolres Sorong Selatan AKBP Choiruddin Wachid.

“Sampai di pos tersebut, memang tidak dalam kondisi kosong. Artinya memang tidak ada siaga,” ucap Choiruddin, kepada sejumlah awak media, Minggu (5/9/2021).

Menurut Choiruddin, M dan seorang terduga pelaku yang kini berhasil ditangkap, sebelumnya tergabung dalam 4 tim KNPB tersebut.

“M mendapat tugas di bilik kedua, ada tiga orang termasuk M. Setelah melakukan aksi pembacokan, M keluar dan memantau situasi dan terjadi pembantaian,” ujar Choiruddin Wachid.

Atas tindakan tersebut, pelaku MY dikenakan Pasal 340 terkait pembunuhan berencana, subsider 338 junto 5556 ayat 1 KUHP dengan ancaman penjara seumur hidup.

Sebagaimana yang telah diberitakan, dari penyerangan tersebut, empat anggota TNI gugur yakni Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Sul Ansyari, dan Lettu Chb Dirman.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen I Nyoman Cantiasa mengatakan, pelaku penyerangan Posramil Kisor diduga dilakukan Kelompok Separatis Teroris menggunakan senjata tajam.

Cantiasa mengaku geram atas aksi penyerangan yang dilakukan KNPB tersebut sambil menggebrak meja. Ia menerjunkan jajarannya untuk mengejar pelaku.

“Kalau dia berani, kita harus hancurkan dia,” ucap Cantiasa pada Kamis (2/9/2021) lalu.

Dia mengimbau masyarakat Papua Barat, khususnya di Maybrat untuk tetap tenang, karena TNI akan menjamin keamanan di lokasi.

Total
8
Shares
Related Posts