Menurut pengamatan Djayadi, angka responden yang belum menentukan pilihan politik tersebut menarik, lantaran pengamatan sebelumnya angka itu tidak pernah lebih dari 20 persen.
“Mungkin awal tahun dan bisa saja karena pengumuman partai-partai yang resmi jadi peserta pemilu responden melakukan penilaian ulang,” katanya, seperti dilansir Tempo.
Lantas, PDI Perjuangan unggul dimana saja?
Sedangkan per Januari 2023, Survei LSI menunjukkan 10 provinsi yang ada menunjuk partai PDI Perjuangan meraup perkiraan suara yang banyak.
“Di Sumatera masih kuat PDI Perjuangan secara umum paling banyak 16 persen, Gerindra 13,2 persen, Golkar 8,7 persen lalu ada Nasdem 6,2 persen dan Demokrat 9,0 persen,”
Lalu di Jawa Barat kata Djayadi, sementara ada rebutan antara Gerindra dan PDI Perjuangan yakni 19,8 persen dengan PDIP 20 persen.
“Jateng seperti yang kita duga, masih dipegang oleh PDI Perjuangan,” ucap Djayadi.
Lanjut di Jawa Timur suara PDI Perjuangan masih lebih unggul yakni 27,6 persen. Namun angka itu bersaingan dengan Gerindra dengan 10,3 persen, disusul PKB sebanyak 9,9 persen. Kemudian, Perindo yakni 9,4 persen.