Meski demikian, warga di pengungsian mencurahkan isi hatinya ke Ma’ruf bahwa mereka ingin segera pulang. Ma’ruf berharap situasi segera kondusif agar warga bisa menjalankan aktivitas kembali. Dia juga berdoa agar musibah ini tidak terjadi lagi.
“Kita bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah, mudah-mudahan musibah seperti ini tidak terulang lagi. Kita berharap cukup satu kali ini saja,” kata dia. Akibat tsunami yang terjadi di wilayah Selat Sunda, Sabtu (22/12/2018), BNPB mencatat, hingga Selasa (25/12/2018) pukul 13.00, jumlah korban meninggal dunia meningkat menjadi 429 orang.
Jumlah itu meliputi korban di 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Serang, Pandeglang, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Tanggamus. Selain korban meninggal, tercatat 1.485 orang luka-luka, 154 orang hilang.
BNPB juga mencatat, ada 16.802 orang yang mengungsi di sejumlah daerah. Jumlah tersebut masih sangat mungkin bertambah seiring dengan proses evakuasi yang masih terus dilakukan. KOMPAS.com