Breaking News
Trending Tags

JK: Pasca Pengumuman KPU 22 Mei, Semua Pihak Harus Kembali Bersatu

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Kamis, 9 Mei 2019 12:05 WIB
  • visibility 483
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Musibah besar lebih dari 400 lebih petugas KPPS yang meninggal. Itu berarti saya kira itu musibah terbesar dalam sejarah pemilihan umum di luar konflik. Ada juga korban karena konflik, tapi yang terjadi di sini meninggal karena proses. Itu luar biasa rumitnya sehingga kita perlu evaluasi betul di masa yang akan datang.

Hal-hal apa saja yang perlu dievaluasi dalam sistem pemilu kita?

Evaluasi arahnya tentu pemilu jangan disatukan antara pilpres dan pileg. Secara logika memang seharusnya begitu (dipisah). Karena tahun 2014, dasar pencalon presiden itu dihitung atau diambil dari pemilu terakhir. Dan itu tiga bulan sebelumnya.

Kalau sekarang ini karena bersamaan maka dasar pencalonan suara partai lima tahun lalu. Ya, itu tentu sudah berbeda situasinya. Bahwa (pemilu kali ini) keterbukaan ada, saya kira orang ramai, tingkat partisipasi tinggi. Tapi korbannya juga banyak. Juga banyak protes kiri-kanan karena rumitnya.

Bagaimana Bapak memandang adanya polarisasi masyarakat pasca pemilu?

Polarisasi di mana-mana itu pasti terjadi. Karena perbedaan-perbedaan. Apalagi kalau di Indonesia belum pasti yang menang, sehingga pasti berupaya untuk memengaruhi masyarakat tentang kemenangan masing-masing, karena untuk pengakuan kan. Itu pasti terjadi.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less