Menelusuri Lokasi Tempat Ibu Kota Baru
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 30 Agt 2019 14:10 WIB
- visibility 663
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Selanjutnya, mulai terlihat pula lubang-lubang tambang batu bara yang masih aktif maupun yang sudah selesai dieksploitasi.
Berdasarkan pemaparan tentang rencana utama pembangunan ibu kota baru yang disampaikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro maka lubang-lubang tambang tersebut akan tercakup dalam rencana pengembangan daerah resapan dan tampungan air sebagai habitat kehidupan liar perkotaan.
Sementara itu, kawasan di sepanjang Jalan Samboja–Sepaku mayoritas berupa hutan berselang-seling dengan kebun warga yang ditanami pisang, buah naga, lada, hingga kelapa sawit.
Saat ruas jalan aspal yang sisi kiri dan kanannya banyak terkelupas itu mulai menanjak, kadang tampak pula lanskap hutan “berlapis-lapis” di kejauhan, memperlihatkan bentang alam Samboja.
Setelah berkendara menempuh jarak 59 kilometer dalam waktu sekitar 1,5 jam dari Kota Balikpapan, tim memasuki Desa Semoi Dua di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara.
Menurut warga asli Desa Semoi Dua, H Lasmuin, desanya merupakan salah satu dari dua wilayah di kabupaten tersebut yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kutai Kartanegara. Tepatnya, berbatasan dengan Kelurahan Sungai Merdeka.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




