Breaking News
Trending Tags

Jokowi Ingatkan Penerima Sertifikat Agar Mengkalkulasi Jika Akan Diagunkan ke Bank

  • account_circle hasanah 006
  • calendar_month Selasa, 21 Jan 2020 14:46 WIB
  • visibility 283
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta-Hasanah.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyerahkan 2.500 sertifikat hak atas tanah untuk rakyat dalam kunjungan kerjanya ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (21/1) pagi. Pada acara yang digelar di halaman Kantor Bupati Kabupaten Manggarai Barat, NTT ini, Presiden Jokowi secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah kepada 12 orang perwakilan penerima.

Dalam sambutannya, Presiden menjelaskan bahwa di seluruh Indonesia seharusnya ada 126 juta bidang tanah yang bersertifikat. Tetapi hingga tahun 2015, menurut Presiden, baru 46 juta sertifikat yang diberikan kepada masyarakat demikian rilis Kementrian Sekretariat Negara.

“Yang belum 80 juta sertifikat (tanah) yang harus sudah dipegang (masyarakat), artinya punya tanah tapi enggak pegang sertifikat, kemudian tumpang tindih, akhirnya sengketa di mana-mana,” ujar ujarnya menambhakan.

Karena itu lanjutnya, ia memerintahkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional untuk mempercepat penerbitan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat melalui Program Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Alhamdulillah melampaui target. Target semula 5 juta sertifikat, namun pada tahun 2017 BPN mampu merampungkan 5,4 (juta). Begitu pula pada tahun 2019, dari 7 juta terget sertifikat, BPN mampu merampungkan 9 juta. Dan pada tahun 2019,  9 juta sertifikat rampung,” tegasnya.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: hasanah 006
expand_less