Breaking News
Trending Tags

Menko Pangan Hadiri Puncak PENAS 17 Perkuat Swasembada Pangan

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026 09:23 WIB
  • visibility 111
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Saya ditelepon Perdana Menteri Australia. Beliau bertanya apakah bisa membeli pupuk dari Indonesia,” kata Presiden.

Presiden menegaskan persetujuan ekspor pupuk sepanjang mekanisme pasar terpenuhi dan petani dalam negeri tetap diuntungkan.

Ia menegaskan pula batasan utama: “Asal harganya benar. Petani jangan rugi.”

Pemerintah memaparkan data makro sektor pertanian yang menunjukkan tren positif dan peningkatan kesejahteraan petani.

Nilai Tukar Petani (NTP) tercatat mencapai 127, level tertinggi dalam 34 tahun terakhir.

Pertumbuhan sektor pertanian dilaporkan mencapai 5,74 persen, angka tertinggi dalam 25 tahun terakhir.

Ekspor produk pertanian naik hingga Rp166 triliun sementara impor sektor ini menyusut sebesar Rp41 triliun.

Perhitungan pemerintah memperkirakan capaian tersebut mendatangkan manfaat ekonomi sekitar Rp200 triliun bagi petani.

Peluncuran program B50 yang dijadwalkan pada Juli mendatang disebut sebagai langkah hilirisasi yang mendukung kemandirian energi dan nilai tambah komoditas pertanian.

Pemerintah menegaskan akan terus memperkuat kebijakan dari hulu hingga hilir untuk memperkokoh ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Upaya itu mencakup peningkatan akses pasar, penguatan rantai pasok, serta dukungan teknologi dan pembiayaan bagi petani dan nelayan.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less