Ridwan Kamil membuka pergelaran opera legenda kolosal Ciung Wanara di teater tertutup Taman Budaya Jawa Barat (TBJB), Kota Bandung.
Opera yang disutradarai oleh seniman besar Jabar Bambang Arayana Sambas ini melibatkan 82 penari muda dan anak-anak tingkat SD hingga SMU juga mahasiswa.
Selain sebagai bentuk pelestarian budaya, Ridwan Kamil pun menyambut positif opera Ciung Wanara karena melibatkan generasi muda sebagai pemain maupun sebagai penonton.
Menurutnya, hal itu menandakan besarnya kekuatan kebudayaan sebagai strategi agar Jabar modern, tanpa lupa melestarikan budaya lokalnya.
“Ini sangat penting supaya anak muda turut ngamumule budaya Sunda,” ucap Emil, sapaan akrabnya, Kamis (1/8).
Pergelaran serupa, kata Emil, atau dalam bentuk ekspresi seni lain, bakal digencarkan di berbagai daerah dengan kolaborasi bersama seniman daerah. Menurutnya, sehebat-hebatnya manusia adalah manusia yang bangga akan budayanya sendiri.
“Kita ini anak Jawa Barat yang budayanya mayoritas Sunda, maka harus paham budayanya. Insyaallah kami akan sering mengadakan pergelaran seperti ini,” katanya.