Pergelaran opera Ciung Wanara yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata dan Budaya Jabar ini pun bertujuan untuk meningkatkan peran taman budaya sebagai ruang ekspresi seni bagi para seniman dan budayawan.
Emil mengatakan, karya seni yang diwujudkan para seniman tidak hanya lahir sebagai bentuk karya estetik, tapi selanjutnya juga bisa membuat industri kreatif berbasis seni budaya untuk mengangkat kearifan budaya lokal di Jabar.
“Kami harapkan selain para penonton dapat menikmati karya itu, juga mampu menginterpretasikan pesan moral yang terkandung dalam legenda Ciung Wanara,” tandasnya.
Hadir di TBJB, RK didampingi perwakilan dari Kementerian Pariwisata RI serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar turut menyaksikan pergelaran Ciung Wanara bersama ribuan anak sekolah.