Niu NXT2 Mengaspal, Skuter Listrik Canggih Pertama dengan Teknologi LiDAR Mobil Otonom
- account_circle Azhar Ilyas
- calendar_month Senin, 23 Mar 2026 14:23 WIB
- visibility 341
- comment 0 komentar
- print Cetak

Niu NXT2 (Sumber: IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Niu NXT2 resmi diperkenalkan sebagai terobosan terbaru dari Niu Technologies yang siap mengubah standar keamanan kendaraan roda dua di seluruh dunia.
Skuter listrik ini menjadi sorotan utama karena mengadopsi teknologi LiDAR (Light Detection and Ranging), sebuah sensor canggih yang biasanya hanya ditemukan pada mobil listrik premium atau kendaraan otonom. Dengan kehadiran fitur ini, Niu tidak hanya menawarkan efisiensi energi, tetapi juga level proteksi yang jauh lebih tinggi bagi para pengendara di area perkotaan yang padat.
Kehadiran teknologi ini menandai babak baru dalam industri inovasi otomotif terbaru, di mana kecerdasan buatan dan sensor presisi tinggi mulai merambah ke segmen motor listrik. Tidak lagi sekadar alat transportasi, motor kini bertransformasi menjadi kendaraan pintar yang mampu memitigasi risiko kecelakaan secara aktif.
Teknologi LiDAR pada Niu NXT2
Mungkin Anda bertanya-tanya, apa sebenarnya fungsi LiDAR pada sebuah motor? Secara sederhana, LiDAR bekerja dengan memancarkan jutaan denyut cahaya laser per detik untuk mengukur jarak dan memetakan objek di sekitar kendaraan secara instan.
Pada kendaraan listrik roda dua seperti Niu NXT2, sensor yang dipasok oleh Hesai Technology melalui model solid-state FTX ini berfungsi sebagai “indra keenam”. Teknologi ini memiliki kemampuan untuk:
- Mendeteksi Titik Buta (Blind Spot): Memberikan peringatan jika ada kendaraan lain yang tidak terlihat di spion.
- Pemetaan Objek Real-time: Membedakan antara pejalan kaki, kendaraan besar, hingga rintangan kecil di jalanan.
- Performa di Cuaca Buruk: Berbeda dengan kamera biasa, LiDAR tetap akurat meski dalam kondisi hujan deras, kabut, atau minim cahaya (malam hari).
Niu NXT2 tidak main-main dalam menyematkan teknologi LiDAR ini. Sensor yang digunakan memiliki sudut pandang (field of view) yang sangat luas, mencapai 180° secara horizontal dan 140° secara vertikal. Cakupan ini memastikan hampir tidak ada sudut yang luput dari pengawasan sistem keamanan motor.
- Penulis: Azhar Ilyas




