Puluhan anak yatim piatu binaan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya dan sejumlah warga Cikiray Singaparna, melantunkan ayat-ayat suci Al Qur’an dan kalimat-kalimat thoyyibah.
Selain itu, memanjatkan doa sebagai bentuk solidaritas ruhani atas musibah tsunami Selat Sunda yang menimpa warga Banten dan Lampung.
Di bawah pimpian Ustadz Atep Yusuf, warga Singaparna, anak anak yatim piatu dan warga sekitar Kantor DPC PDI Perjuangan mengaminkan setiap lantunan doa penuh harapan demi keselamatan serta kesabaran bagi para korban terdampak bencana tsunami yang baru saja merenggut ratusan korban jiwa dan harta benda yang tidak sedikit.
“Musibah baru saja melanda saudara-saudara kita di Banten dan Lampung, kami malam ini sengaja mengajak tetangga dan anak-anak yatim piatu untuk berdoa bersama menyampaikan rasa keprihatinan dan harapan tertinggi kepada Allah Yang Maha Kuasa atas segalanya, kiranya para korban yang meninggal dunia semuanya khusnul khotimah dan keluarga korban lainnya mendapat kesabaran dan ketabahan,” kata Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, Aep Syaripudin, Minggu (23/12).