“Proses rekonstruksi berjalan cepat dan di beberapa tempat saat ini di bangun monumen. Salah satu contoh, di Sendai Airport yang saat itu rusak parah di kolom bangunannya ada penanda tinggi gelombang tsunami yang saat itu mencapai 3.2 meter.
PDIP sebagai satu-satunya partai yang memiliki Badan Penanggulangan Bencana sejak 2007 terus mendorong, pentingnya kerja sama Perguruan Tinggi antardua negara guna membentuk pusat penelitian gempa.
Kesadaran masyarakat harus disampaikan sejak dini, apalagi yang tinggal di kawasan rawan bencana. Hal ini diharapkan, bisa menjadi perhatian bersama, khususnya Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
“Seluruh sistem pencegahan dan deteksi dini terhadap bencana alam harus dilakukan oleh para ahli kita. Instrumentasi deteksi dini juga harus dikembangkan melalui kerja sama terpadu tersebut. Demikian halnya instrumen sosial dan sistem penanggulangan bencana, hingga upaya membangun kesadaran bahwa Indonesia berada di kawasan ring of fire dengan potensi bencana yang begitu besar,” ujarnya. VIVA.co.id