Breaking News
Trending Tags

Bupati Dony Lepas 39 Kafilah Sumedang untuk MTQH ke-39 Tingkat Provinsi Jawa Barat

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Senin, 16 Jun 2025 10:29 WIB
  • visibility 160
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, secara resmi melepas 39 kafilah yang akan mewakili Kabupaten Sumedang pada Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-39 tingkat Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Bandung mulai Minggu (15/6/2025).

Kafilah yang diberangkatkan terdiri dari 36 peserta yang akan bersaing di berbagai cabang lomba seperti tilawah, Qira’at Al-Qur’an, MHQ, dan Fahm Al-Qur’an. Bupati Dony menyampaikan apresiasi sekaligus motivasi kepada para peserta.

“Saya berharap para kafilah bisa menjalankan perlombaan dengan sungguh-sungguh dan memberikan yang terbaik. Semoga semuanya dalam keadaan sehat, lancar, dan sukses meraih prestasi. Tidak ada yang tidak mungkin selama kita berusaha dan berdoa,” ujar Dony.

Bupati menilai ajang MTQH tingkat provinsi ini merupakan peluang emas bagi para peserta untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengharumkan nama daerah.

“Kesempatan ini tidak datang dua kali. Oleh karena itu, manfaatkan dengan maksimal. Jangan sia-siakan kesempatan langka ini,” pesan Dony.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan para kafilah untuk selalu menjaga fokus dan memiliki sikap mental positif selama perlombaan.

“Pikiran dan hati harus tetap positif, fokus pada perlombaan yang diikuti, dan persembahkan hasil terbaik untuk keluarga dan daerah,” tuturnya.

Dony menambahkan, MTQH ini juga menjadi momentum penting untuk meninggalkan warisan positif bagi generasi mendatang.

“Ini adalah kesempatan untuk menciptakan legacy yang membanggakan bagi anak cucu kita. Prestasi di MTQ akan menjadi kebanggaan bagi diri sendiri, keluarga, dan Kabupaten Sumedang,” ujar Bupati.

Di sisi lain, Bupati mengungkapkan akan terus menggelar MTQ pada tingkat kelurahan, kecamatan, dan kabupaten guna memperkuat syiar Al-Qur’an di masyarakat.

“MTQ bukan tujuan akhir, melainkan sarana untuk menumbuhkan semangat belajar dan membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Bobby Suryo
expand_less