Ferry Mursyidan Baldan Ancaman PHK Makin Terbuka Di Semester Kedua 2026
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 26 Jun 2026 14:35 WIB
- visibility 107
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ancaman PHK Makin Terbuka Di Semester Kedua 2023
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Ekonom Ferry Mursyidan Baldan memperingatkan potensi gelombang PHK di Indonesia jika tekanan ekonomi global terus berlanjut.
Menurut Ferry, ketidakpastian hubungan Iran dan Amerika Serikat serta kredibilitas MoU perdamaian menjadi salah satu faktor pemicu yang meningkatkan risiko gelombang PHK.
Ia menegaskan bahwa kondisi geopolitik di Timur Tengah, termasuk ketiadaan Israel dalam kesepakatan, menambah volatilitas yang dapat mendorong kenaikan harga minyak dan memicu gelombang PHK.
Ferry memperhatikan bahwa kenaikan harga minyak dapat langsung menekan biaya produksi dan margin perusahaan dalam negeri.
Tekanan biaya ini mendorong langkah efisiensi korporasi besar.
Ia mencontohkan tindakan perusahaan otomotif besar seperti Toyota sebagai indikasi perusahaan mulai menata ulang struktur biaya.
Perubahan-perubahan tersebut menurut Ferry harus dipandang sebagai sinyal risiko bagi dunia usaha dan tenaga kerja.
Selain faktor global, Ferry menyoroti persaingan investasi regional yang semakin ketat.
Ia menyebut Vietnam sebagai negara yang kini lebih menarik bagi investor karena biaya produksi yang lebih rendah dan regulasi yang lebih sederhana.
Ferry juga menekankan bahwa kepastian kebijakan menjadi pembeda utama dalam menarik modal asing.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



