Breaking News
Trending Tags

Muladi Mughni minta pengelolaan sampah tak bebani masyarakat

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026 20:54 WIB
  • visibility 135
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Diskusi publik tentang pengelolaan sampah berlangsung dalam Sarasehan Ulama yang digelar oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta bekerja sama dengan Indonesia Sustainability Movement (Inamove) pada 25 Juni 2026 di Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Para pembicara menyoroti urgensi pengelolaan sampah sebagai isu lingkungan dan sosial yang memerlukan kebijakan holistik.

Salah satu titik tekan adalah bagaimana prinsip-prinsip Islam memperlakukan sampah, sehingga konsep pengelolaan sampah tak hanya teknis melainkan juga bernilai etis.

Dr. Muladi Mughni, Direktur Badan Pelaksana PKU MUI DKI Jakarta dan pengarang Fikih Kota Global, menjelaskan bahwa sampah (Al-Afsah) sejatinya masih menyimpan potensi nilai jika dikelola dengan tepat.

Ia memperkenalkan pendekatan Fiqih Ma’alat sebagai alat penilaian kebijakan, yaitu menimbang dampak jangka panjang bagi masyarakat.

Menurut Muladi, fokus terbaik adalah mengurangi timbulan sampah sejak dari hulu, bukan sekadar memperbanyak fasilitas pengolahan di hilir.

Dalam konteks pembiayaan, Muladi mengingatkan amanah penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tidak menjadi sumber keuntungan eksklusif bagi investor swasta dengan risiko yang dibebankan pada publik.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less