Breaking News
Trending Tags

Prabowo Subianto ingin memangkas BUMN dari 1.000 jadi 250

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026 16:04 WIB
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah sedang melakukan restrukturisasi BUMN sebagai langkah tegas untuk memperbaiki kinerja perusahaan negara yang dinilai membebani keuangan publik.

Pernyataan tersebut disampaikan pada pidato penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2026 yang digelar di JCC Senayan, Jakarta.

Dalam kesempatan itu Prabowo menyampaikan data bahwa dari lebih dari 1.000 BUMN, pemerintah telah menutup lebih dari 200 entitas dan berencana merampingkan jumlah perusahaan menjadi sekitar 250 melalui proses restrukturisasi BUMN.

Menurutnya, struktur organisasi yang berlebihan selama ini memicu beban anggaran yang signifikan.

Prabowo menerangkan secara gamblang: “Bayangkan, lebih dari 750 kita tutup. 750 Dirut, 750 Direksi kali 4 atau kali 5, 750 Komisaris kali 10.”

Pernyataan ini mencerminkan kecemasan pemerintah terhadap overhead yang timbul dari puluhan hingga ratusan jabatan kepemimpinan di BUMN yang tidak sejalan dengan produktivitas perusahaan.

Prabowo juga meminta koordinasi intensif dengan Menteri BUMN, menyebut nama Pak Erick Thohir, untuk menentukan jumlah akhir perusahaan negara yang akan dipertahankan.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less