Cak Imin puji santri BIMA lanjut studi ke Rusia dan China
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 29 Jun 2026 11:07 WIB
- visibility 91
- comment 0 komentar
- print Cetak

Cak Imin Bangga Santri Ponpes BIMA Berprestasi Di Rusia Dan China
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Muhaimin Iskandar menyampaikan apresiasi atas model pendidikan yang diterapkan di pesantren BIMA dan menyebutnya relevan dengan tuntutan zaman modern.
Cak Imin menilai pesantren BIMA berhasil merumuskan arah dan tujuan pendidikan yang jelas sejak awal.
Ia mengungkapkan pengenalannya terhadap pengasuh pesantren BIMA, KH Imam Jazuli, bermula dari perjumpaan melalui akun Instagram.
Dalam kunjungan tersebut, Muhaimin datang ditemani Bendahara Umum DPP PKB Bambang Susanto dan Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda.
Perbincangan utama antara Muhaimin dan KH Imam Jazuli berkisar pada rancangan kurikulum dan efektivitas waktu pembelajaran.
Muhaimin mengaku pernah bertanya apakah pengalaman belajar puluhan tahun di Lirboyo dapat dipadatkan menjadi beberapa tahun tanpa mengorbankan substansi.
Sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, ia menyatakan keyakinan bahwa kurikulum itu dirancang untuk menjawab kebutuhan era sekarang dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Ia menekankan pentingnya tiga bekal utama bagi santri masa depan, yakni kompetensi, integritas, dan kepatuhan terhadap ilmu pengetahuan.
Muhaimin juga mengingatkan para wisudawan bahwa bonus demografi memberi peluang besar; generasi yang lulus sekarang diperkirakan mulai memegang kendali pada tahun 2030.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




