Mantan Presiden Joko Widodo Diduga Gunakan Ritual Adat untuk Publisitas PSI, kata pengamat
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 29 Jun 2026 20:00 WIB
- visibility 109
- comment 0 komentar
- print Cetak

Safari Politik Jokowi Dibalut Ritual Adat Untuk PSI
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Pengamat politik Nurul Fatta menilai safari politik Jokowi merupakan upaya strategis yang mengandung elemen pencitraan partai dan figur secara terbuka dan terukur.
Menurut Nurul, ritual yang dilakukan dalam safari politik Jokowi dipakai sebagai alat untuk meningkatkan visibilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui eksposur media dan kegiatan publik.
Ia menyatakan pemilihan Lampung bukan sekadar agenda kunjungan karena safari politik Jokowi memanfaatkan simbol budaya serta memanfaatkan citra budaya untuk kepentingan pesan politik.
Nurul menegaskan bahwa adat Lampung memang sarat makna kultural bagi masyarakat setempat, terutama dalam konteks identitas lokal dan kelangsungan tradisi.
Namun ia menambahkan bahwa politisi umumnya melihat nilai simbolik itu dari perspektif komunikasi politik, bukan semata penghormatan terhadap tradisi.
Menurutnya, ada perbedaan antara menghargai warisan budaya dan memanfaatkan ritual sebagai instrumen komunikasi massa yang terukur.
“Bagi warga Lampung ritual berarti warisan budaya yang dalam,” ujar Nurul Fatta, menekankan kedalaman makna adat bagi komunitas lokal.
Ia menyoroti bahwa daya tarik visual dan naratif ritual sering kali efektif untuk menarik perhatian publik dan media massa.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



