Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini desak revisi materi latihan SPPI setelah tragedi
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 30 Jun 2026 01:44 WIB
- visibility 123
- comment 0 komentar
- print Cetak

Calon Manajer Kopdes Bukan Prajurit Tempur PDIP Di Pilkada
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini mendesak evaluasi menyeluruh terhadap pelatihan SPPI usai tragedi yang menewaskan lima peserta calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Amelia, Politikus Partai NasDem, menegaskan bahwa pelatihan SPPI harus dirancang ulang agar sesuai dengan fungsi sosial peserta, bukan untuk menyiapkan prajurit tempur.
Dalam keterangan yang disampaikannya pada Senin, 29 Juni 2026, Amelia kembali menyoroti bahaya latihan fisik berintensitas tinggi dalam konteks pelatihan SPPI dan mendesak pendekatan berdasarkan kebutuhan jabatan.
Waket komisi itu mengusulkan pengurangan atau modifikasi seluruh latihan fisik yang tidak relevan dengan tugas sehari-hari calon manajer desa.
Ia menggarisbawahi perlunya skema latihan bertahap dan selektif yang mempertimbangkan usia, kondisi kesehatan, indeks massa tubuh, serta rekam medis peserta.
Selain itu, Amelia meminta peningkatan muatan kelas untuk memperkuat kompetensi non-fisik.
Materi yang diusulkan meliputi kepemimpinan, bela negara, etika pelayanan publik, kerja sama tim, dan manajemen krisis.
Ia juga menekankan penguatan kompetensi inti sipil seperti manajemen koperasi, kepemimpinan sosial, komunikasi publik, mitigasi konflik desa, ketahanan pangan, dan kesiapsiagaan bencana.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




