Anggota DPD RI Dailami Firdaus meminta SPPI dihentikan dan dievaluasi pasca insiden
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 30 Jun 2026 03:37 WIB
- visibility 82
- comment 0 komentar
- print Cetak

Setop Sementara Program Latsarmil Usai Lima Peserta Meninggal
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Anggota DPD RI dari DKI Jakarta, Dailami Firdaus, meminta pembenahan menyeluruh terhadap desain pelatihan dalam program SPPI setelah insiden terakhir menjadi peringatan serius bagi pemerintah.
Dailami menilai bahwa tujuan utama program SPPI adalah menyiapkan calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Ia mengusulkan agar program SPPI dihentikan sementara untuk dievaluasi demi mencegah pengulangan kejadian serupa.
Politikus itu menekankan bahwa materi pembekalan harus difokuskan pada kompetensi yang relevan dengan tugas manajerial koperasi.
Menurut Dailami, penguatan manajemen organisasi dan tata kelola keuangan menjadi kebutuhan utama bagi calon pengelola.
Ia juga menyoroti pentingnya pelatihan pemasaran, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan yang aplikatif.
Dailami mengakui bahwa latihan bergaya militer mampu membangun disiplin dan loyalitas peserta.
Namun, ia mempertanyakan kecocokan pendekatan militer dengan konteks pengelolaan koperasi dan pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan KDMP dan KNMP ditentukan oleh kemampuan membangun kolaborasi antaranggota komunitas.
Kemampuan inovasi dan pemberdayaan masyarakat lokal dinilai lebih relevan dibandingkan latihan fisik semata.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



