Menurut Andi Yusran, Mantan Presiden Jokowi Mengubah Arah PSI dan Bidik Wong Cilik PDIP
- account_circle khasanah
- calendar_month Selasa, 30 Jun 2026 21:24 WIB
- visibility 87
- comment 0 komentar
- print Cetak

Jokowi Instruksikan PSI Bidik Basis Wong Cilik Dari PDIP
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Pengamat politik Andi Yusran menyatakan bahwa pergeseran strategi partai telah memperketat persaingan PSI dan PDIP di panggung politik nasional.
Menurut Andi, faktor-faktor yang memicu persaingan PSI dan PDIP bersifat ganda dan saling memperkuat satu sama lain.
Faktor pertama adalah adanya ketegangan personal setelah Presiden Jokowi dan keluarganya berlabuh ke PSI, yang menurut pengamat tersebut menimbulkan dendam politik terhadap PDIP.
Faktor kedua berkaitan dengan tumpang tindih basis pemilih; kedua partai kini saling memperebutkan segmen pemilih sekuler dan kelas menengah ke bawah.
Andi Yusran menilai kehadiran Jokowi dan keluarganya di PSI merubah arah ideologi dan strategi partai secara signifikan.
Sebelumnya PSI dikenal sebagai partai sekuler perkotaan yang menargetkan pemilih muda dan pemula.
Masuknya figur-figur baru itu membuat orientasi PSI bergeser menuju pemilih pedesaan, wong cilik, dan pemilih pragmatis.
Peralihan ini, menurut Andi, bukan sekadar retorika tetapi juga tercermin dalam perubahan platform politik dan pesan kampanye.
Akibatnya PSI diprediksi akan mulai bersaing langsung di wilayah yang selama ini menjadi basis kuat PDIP.
Jika pergeseran tersebut dijaga konsistensinya, kompetisi antara kedua partai pada pemilu mendatang diperkirakan akan lebih terbuka.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



