Breaking News
Trending Tags

Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS, Pengamat Ibrahim Assuaibi Menyebut Sentimen Negatif

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026 06:18 WIB
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Angka itu merupakan penurunan terdalam dalam setahun dan mencerminkan hilangnya pesanan baru sehingga mendorong output manufaktur hanya tumbuh paling kecil sejak April 2025.

Ibrahim juga menyinggung laporan lembaga pemeringkat Fitch Ratings yang memberi sentimen negatif terhadap prospek ekonomi.

Fitch memperkirakan cadangan devisa Indonesia pada 2026 hanya cukup untuk membiayai sekitar 4,9 bulan kebutuhan pembayaran eksternal seperti impor dan utang luar negeri.

Lembaga tersebut menyatakan penyusutan cadangan devisa terutama dipicu oleh memburuknya terms of trade akibat kenaikan harga energi global, intervensi Bank Indonesia di pasar valuta untuk menopang Rupiah, serta pembayaran utang luar negeri.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less