Breaking News
Trending Tags

Anggota legislatif Kurniasih (PKS) sebut penyebaran budaya LGBTQ ancaman nonmiliter

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026 09:02 WIB
  • visibility 130
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah RI telah memasukkan peta ancaman nonmiliter ke dalam kajian strategis, dengan fokus pada upaya menjaga ketahanan nasional terhadap berbagai tantangan sosial budaya termasuk penyebaran budaya LGBTQ.

Kurniasih, anggota legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menegaskan bahwa penguatan ketahanan nasional harus mempertimbangkan dimensi sosial, budaya, ekonomi, digital, dan ideologi secara terpadu.

Menurutnya, kebijakan perlindungan negara mesti berakar pada nilai-nilai moral dan karakter bangsa sebagai fondasi ketahanan nasional yang berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa perumusan kebijakan tidak boleh menghasilkan diskriminasi atau stigmatisasi terhadap kelompok tertentu.

Kurniasih menekankan bahwa setiap intervensi publik harus berlandaskan hukum serta menghormati martabat dan hak konstitusional warga negara.

Politikus tersebut juga mengajak unsur keluarga dan lembaga pendidikan untuk memperkuat kapasitas keluarga sebagai benteng awal dalam pembentukan karakter generasi muda.

Dalam pandangannya, pendidikan karakter dan peningkatan literasi digital menjadi kunci agar kaum muda mampu menyaring pengaruh-pengaruh yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan budaya lokal.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less