Breaking News
Trending Tags

Amin Mudzakir, Wakil Sekretaris PP ISNU, Mengkritik PBNU yang Fokus pada Jalur Elektoral

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026 00:51 WIB
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Dr. Amin Mudzakir mengkritik pengertian civil society yang dianut oleh PBNU saat berbicara pada Holaqoh Muktamar bertajuk “Quo Vadis NU” di Pondok Pesantren Ciganjur, Jakarta Selatan.

Kritik itu disampaikan pada Sabtu malam, 4 Juli 2026, dan disiarkan ulang melalui kanal Youtube Pesantren Ciganjur pada Minggu, 5 Juli 2026, ketika Amin menuntut redefinisi civil society agar tidak sekadar berperan sebagai penerima dana hibah.

Menurutnya, penafsiran saat ini perlu dikaji ulang karena secara faktual NU merupakan bagian dari negara sehingga relasi dengan civil society harus dipahami berbeda dari sekadar lembaga non-negara.

Dr. Amin Mudzakir menjabat Wakil Sekretaris Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU).

Ia mengatakan pembinaan kader seringkali terjebak pada pola yang hanya mengejar akses elektoral tanpa membuka ruang profesional yang memadai.

Praktik itu, kata Amin, membuat organisasi pemuda seperti IPPNU, PMII, dan Ansor hanya dilatih untuk berlomba pada arena pemilu, bukan dipersiapkan untuk masuk ke ranah birokrasi dan teknokrasi.

Amin mengkritik adanya kecenderungan politik praktis yang menjadi tolok ukur pemberdayaan kader di lingkungan NU.

Ia menyoroti berbagai manuver elektoral yang menurutnya penuh tipu daya dan tidak menjamin akses jangka panjang ke sektor pemerintahan profesional.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less