Breaking News
Trending Tags

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto: B50 Hemat Devisa Rp177 T dan Hentikan Impor Solar

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026 00:37 WIB
  • visibility 102
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pemerintah meluncurkan program pengurangan ketergantungan impor solar melalui penerapan biomassa B50 sebagai langkah utama memperkuat ketahanan energi nasional dan mendukung target net zero emission.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa penerapan biomassa B50 akan menghasilkan penghematan devisa sebesar Rp177 triliun dan kontribusi pengurangan emisi mencapai 44 juta ton CO2.

Peluncuran ini diumumkan oleh Airlangga di Jakarta pada Jumat, 10 Juli 2026, sebagai bagian dari strategi ekonomi untuk menghadapi dinamika global.

Airlangga menegaskan bahwa konflik geopolitik yang berlanjut, termasuk di Ukraina dan Selat Hormuz, meningkatkan tekanan pada stabilitas pasokan energi.

Ia juga menyebut disrupsi teknologi seperti artificial intelligence sebagai faktor yang menuntut reformasi struktural ekonomi.

Pemerintah menegaskan rencana pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan target kapasitas 100 gigawatt.

Proyek ini akan disinergikan dengan pengembangan industri hilir baterai kendaraan listrik dan battery energy storage system (BESS).

Investasi strategis diarahkan ke kawasan industri, termasuk Kendal, Jawa Tengah, serta sejumlah proyek di Jawa Timur.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less