Breaking News
Trending Tags

BEM UI Kritisi Kemerdekaan Semu di Era Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026 06:58 WIB
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) baru-baru ini menyampaikan kritik mendalam mengenai kondisi bangsa yang memasuki usia 81 tahun kemerdekaan. Mereka menilai bahwa perasaan kemerdekaan yang dialami masyarakat saat ini masih bersifat semu.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Sosial dan Politik BEM UI, Muhammad Hafizh Hernanda, dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di dekat Menara UOB, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada Selasa, 18 Agustus 2026. “Kemerdekaan yang dijanjikan pemerintah saat ini dirasakan sebagai kemerdekaan yang semu,” ungkap Hafizh.

Menurut Hafizh, kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka belum mampu mewujudkan makna kemerdekaan yang sesungguhnya bagi rakyat. Untuk menanggapi hal ini, BEM UI mengajukan delapan poin tuntutan kepada pemerintah.

Tuntutan tersebut mencakup penghentian kebijakan yang dinilai tidak baik, termasuk praktik penjajahan atas nama rakyat, serta korupsi, kolusi, dan nepotisme. Mereka juga menyoroti program seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain itu, massa unjuk rasa mendesak agar pemerintah menurunkan harga BBM dan bahan pokok, menetapkan status bencana nasional untuk wilayah NTT dan Flores, serta menghentikan intervensi aparat TNI dan Polri di ruang sipil.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Tags
Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less