Breaking News
Trending Tags

Rekam Jejak Karhutla dan Penilaian Risiko Kredit oleh Habib Idrus dalam Sektor Perbankan

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026 17:18 WIB
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Habib Idrus mengingatkan perlunya evaluasi yang lebih ketat untuk perusahaan dengan konsesi yang sering terlibat dalam kebakaran. OJK juga diminta untuk memberikan data mengenai pembiayaan sektor perkebunan dan kehutanan serta langkah-langkah mitigasi bagi debitur berisiko tinggi.

“Transparansi sangat penting agar masyarakat memahami kontribusi sektor keuangan dalam menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.

Namun, Habib Idrus mengingatkan agar peningkatan pengawasan tidak menghalangi akses pembiayaan untuk petani kecil. “Pemerintah, bersama OJK dan perbankan, harus memperluas akses kredit terjangkau untuk petani yang berkomitmen pada praktik pertanian ramah lingkungan,” imbuhnya.

Ia menekankan perlunya arahan yang jelas dalam pembiayaan. “Harus ada perbedaan antara perlakuan bagi pihak yang merusak lingkungan dan mereka yang menjaga kelestarian,” anggapnya.

Habib Idrus menilai kebijakan pembiayaan berkelanjutan harus memfasilitasi insentif nyata. “Pelaku usaha yang bertanggung jawab perlu mendapatkan akses pembiayaan yang lebih baik, sementara perusahaan yang mengabaikan risiko lingkungan harus menghadapi konsekuensi yang tegas,” tambahnya.

“Sektor keuangan memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku industri. Pembiayaan perlu dijadikan instrumen untuk mempertahankan lingkungan serta melindungi perekonomian dan masyarakat,” pungkasnya.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less