Isu tersebut mencuat pada tanggal 26 Agustus 2026, ketika kabar mengatakan bahwa surat pengunduran dirinya telah diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Speculasi ini semakin kuat seiring dengan adanya dugaan bahwa Nasaruddin Umar merupakan kandidat dalam pemilihan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Namun, seorang kerabat dekatnya, Aras Prabowo, membantah kabar tersebut dengan tegas.
“Informasi tentang pengunduran diri itu adalah hoaks,” ungkap Aras Prabowo, memberi penegasan bahwa berita yang beredar tidak benar.
Dia meminta agar publik bersabar dan menunggu klarifikasi resmi dari Kementerian Agama.
“Jangan percaya kabar tanpa sumber yang jelas. Nanti Kemenag akan memberikan informasi resmi,” tutup Aras.





