Breaking News
Trending Tags

Pimpinan AMPB Botok Dikecam Karena Tinggalkan Massa di Jalanan, Apa Implikasinya?

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026 02:27 WIB
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Gedung DPR RI oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) baru-baru ini mendapat banyak sorotan. Pimpinan aksi dinilai telah meninggalkan para peserta ketika situasi semakin tegang dengan aparat keamanan.

Serly Oklianti, Ketua Muslimah Gerakan Pemuda Islam (GPI) Jakarta Raya, mengkritisi tindakan pimpinan AMPB yang lebih dikenal dengan panggilan Botok. Ia menyebut perilaku tersebut sebagai bentuk pengkhianatan moral yang merugikan masyarakat yang terlibat dalam demonstrasi.

Serly menegaskan bahwa pemimpin AMPB memilih untuk meninggalkan massa setelah mendapatkan kepentingan pribadi serta kesempatan untuk berdialog di gedung legislatif. “Ironis sekali tindakan aliansi yang mengklaim memperjuangkan kepentingan rakyat, tetapi justru meninggalkan mereka dalam menghadapi aparat,” ujarnya.

Serly menyatakan bahwa aksi ini mencederai prinsip gerakan moral dan mengeksploitasi tenaga serta harapan masyarakat. Ia juga sangat prihatin dengan keselamatan peserta aksi yang tetap berada di jalan raya, sementara pemimpin aksi berada di dalam gedung atau memilih pergi.

Kondisi tersebut, menurutnya, menggambarkan adanya manipulasi dalam perjuangan rakyat. “Sebagai sebuah gerakan, isu dan keresahan masyarakat tidak sepatutnya dijadikan alat untuk meraih kepentingan pribadi,” tambahnya.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less